Sunday, September 25, 2011

Jurnal Sefalokordata

A. Konsep yang Dipelajari
• Ciri-ciri umum hewan Sefalokordata
• Habitat dan penyebaran hewan Sefalokordata
• Klasifikasi hewan Sefalokordata
• Struktur morfologi hewan Sefalokordata
• Struktur anatomi hewan Sefalokordata

B. Bukti Belajar sebagai Hasil yang Dieksplorasi
Dengan sekitar dua puluh lima spesies yang mendiami laut tropis dan subtropis yang dangkal, Cephalochordata adalah cabang yang sangat kecil dari kerajaan hewan. Sub phylum ini terdiri atas sebuah klas Cephalochorda yang terdiri atas 2 famili yaitu: (1) Branchiostomidae dan (2) Amphioxidae. Famili Branchiostomidae terdiri atas 2 genera yakni Amphioxus dan Symetron. Sebagai contoh untuk pembahasan yaitu ikan Lancelet, yang dalam bahasa ilmiah disebut Branchiostoma lanceolatum atau Amphioxus lanceolatu.
I. Anatomi

Tubuh dapat dibagi menjadi kepala, badan dan ekor . Kepala terdiri atas rostrum, mulut dan oral cirri. Rostrum seperti moncong, terdapat di ujung anterior, berfungsi untuk menyingkirkan pasir saat menggali lubang. Mulut dikelilingi oral cirri, yaitu rangkaian tonjolan panjang-panjang sebagai alat indra. Badan yang besar dari setengahnya terisi oleh pharynx dan gonad. Pada sisi latero-ventral badan terdapat lipatan metapleura. Tubuh dilapisi epidermis, tanpa kutikula maupun tunic.
Sebagai anggota dari filum chordate, lancelet maupun notochord yang terletak sepanjang tubuh, benang saraf bolong sepanjang tubuh, tetapi tidak melebar membentuk otak, ekor terletak di belakang anus, dan pharynx besar dengan celah insang berpasangan.
Cephalochordata merupakan kelompok coelomata yang beruas-ruas seperti annelid dan vertebrata. Tubuh cephalochordata yang beruas-ruas tampak jelas dari otot renang yang tersusun sepanjang badan, sebanyak 50 sampai 76 unit, berbentuk V, disebut myomere (“ruas otot”), yang terletak pada kedua sisi tubuh (Gambar A dan B). Masing-masing myomere dibatasi oleh myosepta.

II. Sistem pencernaan
Sistem pencernaan amphioxus mirip hemichordata, urochordata dan vertebrata primitif. Cara makan lancelet ialah dengan menelan partikel bahan organic yang terbawa air masuk melalui mulut yang lebar.


Oral ciri sekitar mulut merupakan saringan kasar untuk mencegah masuknya partikel-partikel besar ke dalam rongga mulut. Vestibule (rongga mulut) pendek, berfungsi untuk mempercepat aliran air dari mulut ke pharynx. Di antara vestibule dan pharynx terdapat velum yang dilengkapi otot sphincter (sphincter muscle) dan sel indera.
Pharynx Amphioxus panjang dan lebar, dilengkapi 180 pasang celah insang atau lebih, dan dikelilingi atrium. Cilia lateral pada celah insang mengalirkan air dari pharynx ke atrium, sedangkan cilia frontal pada insang dan penyangga insang (tongue bars) mengalirkan butir-butir mineral yang tidak dapat dicerna akan dialirkan ke usus posterior dan dibuang melalui anus.
III. Fisiologi
Interaksi satu myomer, menyebabkan badan membengkok pada tempat myomer itu. Bila kontraksi myomer-myomer itu terjadi berturut-turut dari canial ke caudal dan berganti-ganti kanan dan kiri, terjadi gerakan mengelombang dari tubuh cranial ke caudal.
IV. Embryologi
Fertilisasi berlangsung extern. Pembelahan melalui meridional, kemudian sampir equatorial, sehingga terjadi micromer dan macromer dan terjadi bentuk morula. Kemudian terjadi bentuk blastula disusul oleh bentuk glastula. Bentuk glastrula terjadi oleh karena adanya invaginasi secara epiboli. Bentuk gastrula semula berbentuk seperti piring, tetapi kemudian archenteron mendalam dan gastoporus mengecil dan terdapat pada ujung yang akan menjadi ujung caudal, di datran yang akan menjdi dataran dorsal. Dataran ini mendatar padahal dataran yang akan menjadi dataran ventral tetap melengkung. Pada sel-sel ectoderm terdapat cilia. Kemudian seperti halnya pada Urochordata, ectoderm di sebelah dorsal, cranial dan gastropopus, menjadi lamina medullaris.
V. Alat ekskresi
Prinsip alat ekskresi sebanyak 40 pasang dapat dijumpai berwujud sebagai bentuk modifikasi nephredia yang terletak di atas pharynx yang mempunyai hubungan dengan rongga coelom. Masing-masing nephredium merupakan saluran yang bengkok terdiri atas bagian muka yang vertikal dan bagian belakang yang horizontal. Bagian vertical berujumg dengan sekelompok besar solenocyt (sel api), sedang bagian horizontal dengan sekelompok kecil sel api. Alat ekskresi ini merupakan tipe yang dekat dengan nephredium yang tertutup sebelah-dalamnya seperti pada Polychaeta dan kelompok invertebrate lainnya.
Pada tiap ruas myomere di daerah insang terdapat sepasang nephridia. Tiap nephridium terdiri atas sekumpulan podocytes yang dihubungkan dengan sebuah tubule bercilia (nephridioduct) ke atrium.
VI. Reproduksi
Semua cephalochordata dioecious, pembuahan di luar. Tergantung jenisnya, letak dan jumlah gonad bervariasi. Pada Branchiostoma terdapat 26 pasang gonad, sedangkan pada Asymmetron dan Epygonichthys letak gonad hanya pada bagian kanan tubuh, gamet dilepas ke air melalui atriopore. Zigot tumbuh menjadi coeloblastula, kemudian menjadi gastrula. Larva sangat kecil, mirip larva ikan (fishlike silver); dan tidak mempunyai oral ciri, atrium maupun sirip dorsal dan ventral; hanya terdapat sirip ekor.
Bentuk tubuh larva asimetris, mulut yang besar terletak di sisi kiri kepala dan insang di sisi kanan. Selama mengalami metamorfosa yang bertahap, mulut larva menjadi velum, demikian pula pembentukan organ-organ lain seperti bentuk mulut dan oral cirri seperti pada yang dewasa, sehingga menjadi bentuk simetri bilateral. Selama stadia larva hidup sebagai plankton, sedangkan yang dewasa sebagai benthos.

VII. Sistem peredaran darah
Sistem peredaran darah sudah berkembang biak, terdiri atas arteri, pembuluh vena dan pembuluh kapiler, namun tidak ada jantung yang khusus. Darah tidak berwarna, berisi sedikit sel, diedarkan oleh otot pada dinding pembuluh darah.
Darah dalam pembuluh kapiler insang, tempat terjadinya penukaran gas, mengalir ke sepasang aorta dorsal, kemudian menuju posterior menjadi satu pada sebuah aorta caudal. Aorta caudal mengalirkan darah ke tiga buah arteri yang masing-masing menuju pembuluh kapiler dalam myosepta, kapiler dalam atrium dan gonad, kapiler dalam dinding usus. Pada dasarnya, darah dari pembuluh kapiler dalam organ-organ tersebut kembali ke insang melalui dua pembuluh vena kardinal.

VIII. Alat sensoris khusus

Pada permukaan bagian interior dari otak terdapat bagian lekukan yang bersilia yang terkenal sebagai celah kolliker. Bagian ini terbuka di sebelah kiri terus ke rongga hidung yang diduga sebagai alat pembau. Pada larva, rongga ini berhubungan dengan nerocoel terus ke neuroporus.
Titik pigmen yang terdapat di sebelah muka dinding otak yang biasanya disebut “mata otak”. Walaupun alat itu belum mempunyai lensa bagian lainnya, percobaan menunjukkan bahwa alat itu tidak peka terhadap sinar. Fakta menunjukkan bahwa yang terletak pada ujung tubuh berpigmen, yang mencuat ketika hewan ini menguburkan diri dalam pasir. Bagian tubuh yang berpigmen itu melindungi tubuh terhadap penetrasi sinar secara vertikal dengan jalan meneruskan sinar pada fotoreseptor ke pusat saraf.
Belum terdapat bukti yang dapat dilacak menunjukkan sebagai alat pendengar, walaupun pada cirri mulut terdapat sel sensoris yang peka terhadap sentuhan, tetapi mungkin berfungsi lain.

C. Relevansi
Dalam pertemuan kali ini yang membahas tentang Sefalokordata, terdapat beberapa relevansi, yaitu:
• Ternyata pada Sefalokordata, celah insangnya dapat disetarakan dengan stigmata pada Urokordata. Karena keduanya (stigmata dan celah insang) memiliki funsi yang sama yaitu untuk masuknya air yang nanti dihubungkan menuju faring melalui rongga atrium.
• Sefalokordata dan Urokordata mempunyai hubungan yang perlu diteliti, sehingga terkadang keduanya tidak perlu dipisahkan menjadi dua sub-filum tetapi dapat ditempatkan dalam subfilum yang sama yaitu Acrania.

D. Identifikasi Masalah dan Pemecahan
Sanggahan
• Dian : degradasi warna peta konsep kurang cerah, seharusnya diganti lebih cerah. Pada peta konsep tiap sistem seharusnya ada garis penghubung karena saling terkait. Pada sirkulasi seharusnya diberi siklus. Secara keseluruhan peta konsep bagus
Pertanyaan
• Ardiani : bagaimana cara melihat hewan Sefalokordata pada saat dia membenamkan diri di pasir? Cepalokordata mempunyai mata dan sensitif terhadap cahaya. Pada saat terbenam di pasir mereka masih bisa menangkap cahaya. Mata ampioxus masih menerima cahaya, yang dilindungi oleh bintik pigmen. Jadi Di dalam pasir Sefalokordata masih bisa menerima stimulus dari cahaya. Hamim : mulut aphioxus masih berada di permukaan.
• Linda : ciri-ciri umum pada cepalokordata. Pada celah insang dapat disetarakan dengan stigmata pada urokordata. Maksudnya?
Urokordata punya stigmata yang berhubungan dengan faring dan rongga atrial. Stigmata fungsinya untuk mengalirkan air pada rongga. Fungsi keduanya sama yaitu untuk masuknya air yg nanti dihubungkan menuju faring melaluirongga atrium.
Larva tidak mempunyai mulut dan anus. Bagaimana makan dan ekskresinya? Maksudnya masih berbentuk embrio dan embrio tadi masih mempunyai cadangan makanan. Anus terletak pada sisi sebelah kiri dari ventral tengah.
• Sistem digestivus dari penjelasan awal dinyatakan mulutnya mengarah ke tudung oral ada pernyataan lain yakni enterostome disebut juga mulut. Apakah cepalokordata mempunyai dua mulut?
Enterostome masih merupakan bagian dari mulut. Jadi bukan memiliki dua mulut.
• Vivin : - sirkulasi darah pada urokordata ada plasma yang mengandung pigmen dan tidak mengandung pigmen. Perbedaannya apa? Sedangkan yang tidak berpigmen contohnya leukosit: untuk imunitas karena sifatnya yang amoeboid dan memangsa bakteri . Fungsi beda. : pada pigmen terdapat warna merah dr hemoglobin untuk penyaluran nutrisi dan O2. Pada pigmen warna hjau untuk pigmen respirasi.
• Tika: pada urokordata ada ciri spesifik. Pada sefalokordata apa ada ciri spesifik dari genusnya? Tolog jelaskan? Masih dalam satu kelas dan satu ordo yg sama untuk ciri-cirinya masih sama atau mirip
• Ruly: Sefalokordata ada sejak 500jt tahun lalu? Apa yang menyebabkan dapat bertahan sampai sekarang? Pertahanan diri berupa apa? Sefalokordata termasuk subfilum dibagi 2 genus, ikan amphioxus taksonnya apa?
a. karena dilihat dari kebiasannya membenamkan diri, punya sel-sel sensori dari dalam tubuhnya sehingga dapat mendeteksi musuhnya. Dapat beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan.
b. 2 gnus, sefalokordata tidak dibagi dalam kelas-kelas. jadi 1 kelas punya 2 genus beda. Tanggapan hamim: kalau pada taksonomi. Ordo branchiostomidae nama lainnya amphioxidea. Kenapa tidak dibagi dalam kelas-kelas? Karena ciri-cirinya masih sama, masih mirip jadi hanya 1 kelas.
• Silfi: karen hewan tersebut menghundarkan diri dari pasir yg halus, kenapa? Sefalokordata masuk ke pasir dan mengaduk-aduk pasir yang halus tersebut sehingga pasir tersebut berhamburan. maksud menghundarkan menggali. Urokordata sepertinya bersimbiosis dg bakteri kemungkinan komensalisme.

E. Elemen yang Menarik
Elemen menarik yang terdapat dalam pembahasan dengan bab Sefalokordata ini adalah:
• Amphioxus memiliki kebiasan yang unik, yaitu senang membenamkan diri.
• Amphioxus memiliki bentuk yang amat imut dengan panjang kira-kira 3,5-6 cm/ penampakannya sekilas mirip dengan ikan.
• Amphioxus memiliki enterostoma yang juga disebut mulut, selain tudung mulutnya.
• Memiliki bentuk embrio yang diselubungi oleh kantung archanteric yang bentuknya mirip kapsul.
• Kurang ada contoh representative lain selain Amphioxus.

F. Refleksi Diri
Dalam pembahasan Sefalokordata ini, kelompok saya bertugas sebagai penyaji. Sebagai penyaji, ada kekurangan dan kelebihan yang terdapat dari sistem penyajian yang telah kami lakukan. Pertama, untuk kelebihannya, mungkin kami sudah ada koordinasi dan pembagian tiap kelompok sehingga saat presentasi menjadi teratur. Kemudian kami sudah mencari film dokumentasi yang relevan dengan pembahasan. Kami juga mencoba membuat peta konsep. Akan tetapi, ada juga kekurangan dalam presentasi kali ini, yaitu kami kurang dapat memberikan penjelasan mengenai video yang kami download, karena bahasa yang terdapat dalam video tersebut kurang bias dipahami. Selain itu peta konsep yang kami buat memang meiliki jajaran struktur yang sesuai, akan tetapi tulisannya terlalu kecil, sehingga peserta tidak dapat melihat dengan jelas.kami harap pada presentasi selanjutnya, kami dapat memperbaikinya. Amiin.. 

G. Pertanyaan Bab Selanjutnya
• Mengapa setelah bertelur Lamprey akan mati? Hormone apa yang mengatur keadaan tersebut?
• Salah satu sub-filum dalam Agnatha adalah Ostracodermi yang telah punah, dan Cyclostomata yang masih tetap hidup. Apa yang membuat kelas Cyclostomata ini untuk tetap hidup? Apa dia memiliki pertahanan yang lebih daripada Ostracodermi?
• Cyclostomata telah ada mulai dari zaman Devon. Apa yang dimaksud dengan zaman Devon?
• Apakah dalam hidupnya Cyclostomata selalu sebagai parasite mulai dari masa kecil hingga ia dewasa? Ataukah hanya fase dewasa saja yang parasit?
• Apa yang dimaksud nostril median? Dan apa fungsinya?

2 comments:

  1. oalah ternyata blognya mbak putri ayu anjulla to?? mampir ke blog saya juga ya mbak!!! http://ardianismart.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. Harrah's Cherokee Casino & Hotel - MapYRO
    Find your way around the casino, find where everything worrione is poormansguidetocasinogambling located with the sol.edu.kg most up-to-date information about Harrah's Cherokee Casino herzamanindir.com/ & Hotel 출장안마 in Cherokee, NC.

    ReplyDelete